Beranda » Umum » Makanan yang Bisa Dicoba untuk Cegah Stroke

Makanan yang Bisa Dicoba untuk Cegah Stroke

Ilustrasi (okezone)

BANYAK hal yang menjadi faktor pemicu timbulnya gejala stroke, salah satunya pola makan. Istilah “Anda adalah apa yang Anda makan” memang sangat berpengaruh pada diri seseorang.

Setidaknya ada beberapa tanda gejala dini datangnya stroke. Dikatakan dr. Lily S. Sulustyowati, gejala stroke terjadi karena beberapa hal antara lain pola hidup yang tidak benar, pola makan yang tidak diatur sehingga timbul gangguan yang membuat tubuh tidak seimbang. Pola makan jadi satu hal yang sangat memberikan pengaruh besar.

“Awalnya karena tidak ada keseimbangan hidup. Hidup harus seimbang fisik, psikologis, sosial, spiritual. Pola makan saja misalnya bisa memberikan dampak yang sangat besar terkait timbulnya gejala stroke,” kata perempuan ramah yang akrab disapa dr. Lily ini saat konferensi pers Perayaan Hari Stroke Sedunia yang digelar di Jakarta.

Bagaimana faktor makanan bisa menjadi salah satu pemicu utama, dr. Lily menyarankan untuk mengurangi bahkan menghentikan konsumsi junk food. Selain itu pastikan makanan yang disantap terdiri dari berbagai macam atau dikenal dengan istilah food combining.

“Makan enggak boleh hanya 1 macam saja, harus bervariasi. Tubuh bukan hanya butuh vitamin dan mineral tapi juga membutuhkan protein yang bisa didapatkan dari konsumsi daging, ikan atau ayam,” kata dr. Lily.

Lebih lanjut, dr. Lily juga mengatakan konsumsi sayuran dan buah memang bagus untuk kesehatan tetapi tergantung jumlah porsinya.

“Jangan makan sayur itu asal di piring ada hijau-hijaunya lalu bilang, Saya sudah makan sayur kok. Idealnya sehari itu perlu konsumsi 4 sampai 5 porsi sayur dan buah,” lanjutnya dikutip dari okezone.

Sebagai takaran yang bisa digunakan, dr. Lily menyarankan menggunakan rumus Piring Makanku yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, 25 persen karbohidrat dan 25 persen protein. Dengan takaran ini konsumsi kebutuhan nutrisi diharapkan bisa terpenuhi setiap harinya. Tapi jangan lupa juga harus diiringi dengan aktifitas fisik seperti olahraga dan berkegiatan di luar ruangan. (aci).

Sumber : Harian Singgalang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: